Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent

IBX5882982F137B3

Comment

Popular

Minggu, 17 Desember 2017

Ketahui Gejala Awal Kehamilan

- Tidak ada komentar
foto:arrahman.id

Gejala kehamilan berbeda-beda antara setiap wanita. Tapi, sebagian besar wanita mungkin mengalami tanda-tanda yang sama dan biasanya itu menjadi kesimpulan untuk acuan mengetahui gejala awal kehamilan. Memahami tanda-tanda kehamilan itu penting karena setiap gejala mungkin memiliki penyebab selain kehamilan. Anda mungkin mengalami tanda kehamilan dalam waktu satu minggu setelah pembuahan.

Beberapa wanita mengatakan bahwa mereka tidak mengalami gejala apapun selama beberapa minggu. Gejala kehamilan juga dapat bervariasi dalam intensitas, frekuensi dan durasi. Inilah gejala awal kehamilan yang dialami banyak wanita di dunia:

Payudara membesar dan terasa lembut
Payudara Anda mungkin memberikan salah satu gejala pertama kehamilan. Pada awal dua minggu setelah pembuahan, perubahan hormonal bisa membuat payudara Anda terasa empuk, nyeri atau sakit. Atau payudara Anda mungkin terasa lebih kenyang dan lebih berat.

Kelelahan
Kelelahan juga menjadi gejala awal kehamilan. Selama awal kehamilan, kadar hormon progesteron melambung. Dalam kadar yang cukup tinggi, progesteron bisa membuat Anda tertidur. Pada saat yang sama juga memberikan dampak menurunkan kadar gula darah, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan produksi darah selama kehamilan Anda.

Sedikit pendarahan atau kram
Terkadang saat awal kehamilan juga muncul sedikit bercak atau pendarahan vagina. Dikenal sebagai pendarahan implantasi, hal itu terjadi ketika sel telur yang dibuahi menempel pada lapisan rahim - sekitar 10 sampai 14 hari setelah pembuahan. Perdarahan jenis ini biasanya sedikit lebih awal, lebih tajam dan lebih ringan warnanya daripada periode normal dan tidak berlangsung lama. Beberapa wanita juga mengalami kram perut pada awal kehamilan. Kram ini mirip dengan kram menstruasi.

Mual dengan atau tanpa muntah
Morning sickness bisa menyerang kapan saja siang atau malam dan itu adalah salah satu gejala awal kehamilan. Bagi beberapa wanita, gejalan ini dimulai sejak dua minggu setelah pembuahan. Mual karena tingkat estrogen yang naik cepat, yang menyebabkan perut kosong lebih lambat. Wanita hamil juga memiliki indera penciuman yang tinggi, sehingga berbagai bau seperti makanan yang dimasak, parfum atau asap rokok dapat menyebabkan mual pada awal kehamilan. 

Kurang nafsu makan
Saat Anda hamil, Anda mungkin mendapati diri Anda mengangkat hidung Anda pada makanan tertentu, seperti kopi atau makanan yang digoreng. Mengidam makanan juga biasa terjadi. Seperti kebanyakan gejala kehamilan lainnya, preferensi makanan ini dapat dihubungkan dengan perubahan hormon terutama pada trimester pertama.

Sakit kepala
Pada awal kehamilan, peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal bisa memicu sakit kepala ringan.

Sembelit
Konstipasi adalah gejala awal kehamilan yang umum. Peningkatan progesteron menyebabkan makanan melintas lebih lambat melalui usus, yang bisa menyebabkan sembelit.

Jumat, 15 Desember 2017

Tips Memilih Design Workstation Kantor

- Tidak ada komentar

Workstation sangatlah berguna karena pekerja kantor pada umumnya selalu menghabiskan sebagian besar waktunya dengan aktivitas seperti membaca, menulis, dan mengetik di atasnya. Untuk itulah pemilihan desain work station yang tepat sesuai dengan kebutuhan pekerja kantor sangat penting demi memberikan rasa nyaman kepada karyawan. Selain itu, pemilihan design workstation yang salah juga dapat memberikan efek samping pada kesehatan karyawan yang bekerja. Dan juga hal ini berpengaruh pada hasil pekerjaan. Karena sangat tidak mengenakan jika harus bekerja selama berjam-jam di lingkungan kerja dengan menggunakan peralatan kerja yang tidak nyaman.
foto:rajakantor.com
Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat memilih desain workstation adalah tinggi meja yang harus sesuai dengan tinggi pengguna. Karena jika permukaan meja terlalu rendah maka akan membuat penggunanya terpaksa untuk menundukkan punggung, jika berada dalam posisi dalam jangka waktu yang lama dan dilakukan secara terus menerus maka akan berakibat buruk bagi punggung. Sedangkan jika permukaan mejanya terlalu tinggi juga akan menyebabkan mata cepat merasa lelah dan juga memicu nyeri di area bahu dan lengan. Oleh sebab itu, penting untuk memilih meja kerja yang tepat guna menghindari hal tersebut terjadi pada karyawan. Karena meskipun mereka tidak mengeluh, pasti rasanya sangat tidak nyaman dan hal ini dapat mempengaruhi kualitas pekerjaan.

Solusinya adalah dengan menyediakan meja kerja yang sesuai dengan postur tubuh normal. Dengan permukaan meja yang agak sedikit miring, sehingga karyawan bisa menyesuaikan jika suatu waktu melakukan pekerjaan yang akan banyak menuntut secara visual. Jika sulit untuk menentukannya, maka Anda bisa memilih desain meja dengan menyesuaikan dengan tinggi kursi yang digunakan. Selain itu, permukaan kerja yang padat selain tidak enak untuk dipandang juga dapat menciptakan stress. Untuk itulah sebaiknya karyawan diberikan meja yang lebih besar dengan permukaan lebih lebar agar emosinya bisa tetap stabil. Meskipun terkadang hal itu ditimbulkan oleh kebiasaan buruk si karyawan sendiri yang tidak mau membereskan barang-barangnya. Tapi untuk mempertahankan postur tubuh agar tetap nyaman dalam bekerja dapat ditanggulangi dengan penggunaan workstation.

Meta : Pekerja kantor pada umumnya selalu menghabiskan sebagian besar waktunya dengan aktivitas seperti membaca, menulis, dan mengetik di atas workstation.