Tips & Trick Menggunakan HoverBoard Dengan Aman



Hoverboard alat transportasi compact otomatis dengan desain minimalis–seakan jadi fenomena saat sejak tiga tahun ke belakang dipopulerkan oleh para seleb melalui beberapa kesempatan. Produser sukses Skrillex, penyanyi Justin Bieber, aktor Jamie Foxx, misalnya, yang bahkan sampai mengendarai hoverboard di hadapan kamera pada acara-acara sosial.


Tak ayal, popularitas alat transportasi mini ini berefek ke penjualan, yang sebegitu larisnya hingga sampai akhir tahun 2015, hoverboard jadi wish list Natal dan Tahun Baru terfavorit bagi orang-orang yang berbelanja online di Amerika dan Eropa, dilansir dari CNBC.com. Perjalanan hoverboard jadi ‘kado fenomenal’ orang-orang generasi internet bukan tanpa halangan. Berbagai kasus kecelakaan terjadi terkait penggunaan hoverboard. Kejadian tersebut kebanyakan berawal dari minimnya pengetahuan soal cara menggunakan hoverboard dengan benar.
Tips penting untuk meminimalisasi kecelakaan saat menggunakan hoverboard :

1. Gunakan Helm dan Pelindung Tubuh
Karena dibutuhkan keseimbangan penuh untuk bisa mengendarai hoverboard, maka Anda juga mesti siap untuk terjatuh. Seperti para pemula belajar skateboard, ada baiknya gunakan pengaman kepala, siku, dan lutut, jadi kapanpun Anda terjatuh, tiga bagian tubuh yang terlindungi akan berkurang risiko cederanya.
2. Naiklah dengan Cermat
Ya, butuh kecermatan saat ingin menjalankan hoverboard, bahkan sejak siap dijalankan. Naikkan salah satu kaki (kiri atau kanan, terserah Anda), dengan posisi lurus ke depan. Dalam video blogger Adam Brice, lihat di sini, disarankan agar posisi kaki Anda ada di bagian paling pinggir di pad kaki agar mempermudah navigasi. Berpeganglah pada tiang/meja untuk mempermudah Anda naik ke hoverboard.

3. Turun dengan Hati-Hati
Jangan coba-coba loncat langsung dari hoverboard saat Anda ingin turun, karena risiko terjatuh mesti siap Anda tanggung. Perlambat salah satu bagian, angkat dan lepas kaki Anda ke tanah–sementara kaki yang lain masih ada di atas hoverboard. Baru lepaskan kaki tersebut ke tanah.

4. Injak Depan untuk Maju, Injak Belakang untuk Mundur
Ini aturan utamanya. ‘Pengendali utama’ hoverboard justru ada pada bagian pergelangan kaki Anda. Injak bagian depan hoverboard (jadi seperti akan jinjit) untuk maju, dan injak belakang (bertumpu pada tumit) untuk mundur. Navigasi kiri dan kanan juga begitu. Injak depan kiri-tahan kaki kanan, berefek pada berbeloknya hoverboard ke sebelah kiri, begitu pun sebaliknya. Injakan dilakukan sedikit saja, hoverboard sudah bisa jalan.

5. Jangan terburu-buru
Kami tahu Anda mungkin ingin terlihat sekeren para seleb di atas hoverboard-nya, yang bisa berjalan lancar di atas panggung dengan mesin ajaib itu. Tapi untuk pemula, hindari terburu-buru. Mengutip judul lagu Kotak, pelan-pelan saja saat Anda mengendalikan hoverboard.

Sensor kemiringan di roda memberitahu giroskop seberapa jauh ke depan anda bersandar. Giroskop menyampaikan informasi ini kepada Logic Board.Semakin anda bersandar ke depan, semakin cepat Logic Board memberitahu motor untuk berputar, untuk semacam "mengejar" dengan pusat gravitasi. Ini sederhana (namun sangat pintar), mekanisme ini yang memungkinkan anda untuk mengontrol kecepatan jelajah dengan berat badan anda.
Previous
Next Post »