Pelajar Nonmuslim Dijamin Belajar Agama Oleh Bupati Purwakarta


Bupati Purwakarta, Bapak Dedi Mulyadi (Foto: Kompas.com)
PURWAKARTA, KOMPAS.com--Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjamin sejumlah pelajar nonmusim di daerahnya meraih kuasa bagi memperoleh pendidikan aqidah seiring bersama pengembangan silabus kultural yg digagas pemerintah tanah setempat.

"Mulai Desember kelak, separuh pelajar muslim dan nonmuslim dapat mendapati pendidikan anutan yg dianut oleh jalan berlawanan pelajar," menurutnya, di Purwakarta, Senin.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta sekarang ini juga menciptakan penyiapan tutor keyakinan guna pelajar muslim dan nonmuslim. Kebutuhannya, adalah 582 instruktur bersumber bermacam agama.

Dari 582 instruktur bersumber bermacam religi itu, terdiri atas 551 tutor mengaji Al Quran dan kitab-kitab pada kepercayaan Islam, 25 pembimbing akidah Kristen (Katholik dan Protestan), tiga instruktur akidah Hindu tengah tiga instruktur akidah Budha.

Teknisnya, satu orang tutor ngaji yg mengajarkan berkenaan ilmu keislaman dapat ditempatkan di wahid sekolah. sebaliknya pada peserta didik nonmuslim bakal dikumpulkan di salah wahid sekolah, bersama didampingi tunggal pembimbing aqidah berdasarkan akidah yg dianut oleh pelajar itu.

"Kalau sekolah yg mayoritas pelajarnya beragama Islam itu aku tempatkan tunggal pembimbing ngaji. pada non muslim kelak didata oleh orang tengah kelasnya, seterusnya kita ajarkan lagi pendidikan berdasarkan kepercayaan yg dianut, maka seluruhnya peserta didik memperoleh haknya," kata dia.

Sebelum laksanakan darma mengajarkan pelajaran keimanan bagi seluruh peserta didik di sekolah, favorit tutor ngaji dan pengkaji keyakinan bakal menjalani opsi lebihlebih dahulu.

"Calon tutor ngaji dan pengkaji aqidah itu dapat diseleksi oleh tim semenjak Pemkab Purwakarta," kata Dedi.

Tenaga pengajar pada tutor akidah pada ikhtiar pengembangan program studi kultural itu tidak serupa dgn pembimbing keimanan yg sudah disiapkan di sekolah-sekolah dekat jalankan silabus pemerintah.

"Para pengkaji keyakinan yg ditempatkan di sekolah ini semula dinilai tak dapat menggelisahi gerakan pendidikan pelajaran aqidah yg ada pada silabus, kata bupati.

Sekretaris Instansi Pendidikan Pemuda dan Olahraga setempat, Purwanto, mengemukakan pihaknya menjamin pelajaran akidah pada program studi yg diajarkan sekolah bakal berlangsung seperti natural, serasi bersama peraturan dekat silabus yg telah ditetapkan.

Tentu, program studi itu terjadi seperti reguler. Katakanlah ini program studi kultural yg digagas pemerintah wilayah, yang merupakan program studi tambahan.

"Kalau pada pelajar muslim, itu dapat tiap-tiap hri serentak diajarkan di sekolah. bagi pelajar yg non muslim kita mampu atur jadwalnya. Kita sesuaikan," kata dia.

Pemkab Purwakarta sendiri menyediakan honor lebih kurang Rp1-1,5 juta per bln kepada segenap instruktur keimanan bermula bermacam macam kepercayaan itu. keseluruhan budget yg disiapkan itu menggapai Rp10 miliar per th.


Previous
Next Post »